AllDesignCorps

Dibobol Maling, Toko Emas Pasar Terpadu Dinoyo Rugi Rp 1,2 Miliar

 Tim Identifikasi Polres Malang Kota saat melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
Tim Identifikasi Polres Malang Kota saat melakukan identifikasi di lokasi kejadian.
Kamis, 15 Juni 2017 - 22:58:19 WIB
Reporter: Administrator

 

Malang-pakarbangsa.com

            Toko Emas Barokah di Pasar Terpadu Dinoyo, Jalan MT. Haryono, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang telah dibobol sekawanan maling pada Kamis (15/06) malam. Akibat aksi tersebut, Nur Khusaini pemilik toko emas diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 1,2 Milyar, terhitung perhiasan dengan berbagai macam jenis dan ukuran sekitar 2 Kg dan sejumlah uang tunai.

            Pembobolan Toko Emas Barokah yang ada di Blok A 9 No. 5 Pasar Terpadu Dinoyo ini diketahui pertama kali oleh Nur Khusaini, pemilik toko sekira pukul 08.00 WIB saat hendak membuka tokonya.

            Nur Khusaini yang pagi itu hendak membuka toko emasnya bersama istri (Sumarni) dan adiknya (Yuyun), curiga setelah mengetahui gembok rooling door sisi utara tidak bisa dibuka karena gembok telah terganti dengan gembok lain.

            Menyadari telah terjadi sesuatu pada toko emasnya, Nur Khusaini akhirnya masuk ke toko melalui rolling door sisi barat. Kecurigaan pemilik akhirnya terbukti setelah mendapati Brankas tempat penyimpanan emas dan sejumlah uang tunai nya sudah dalam kondisi rusak, karena dindingnya brankas telah dibuka menggunakan las berbahan tabung gas melon 3 Kg yang ditinggal pelaku di TKP.

            Korban yang tinggal di Jalan Kumis Kucing No. 8 RT 06/ RW 02 Kelurahan Jati Mulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini pun akhirnya mendatangi Polsek Lowokwaru untuk membuat Berita Acara Laporan.

            Kabar pembobolan toko emas ini sempat membuat ramai para pedagang Pasar Terpadu Dinoyo. Menyusul kedatangan Tim Identifikasi ke lokasi untuk melakukan identifikasi, dokumentasi, penggalian saksi dan mengambil sidik jari serta mengamankan sejumlah barang bukti yang ada.

            Dari hasil olah TKP sementara, diperkirakan kejadian terjadi malam hari. Pelaku masuk dengan cara memotong gembok rooling door dan membuka paksa rooling door, karena diduga pelaku memahami jika di sisi tersebut tidak terpantau CCTV.

            "Pelaku masuk melalui pintu sebelah utara. Makanya tidak terpantau CCTV. Sementara CCTV yang ada menghadap ke sisi selatan," ungkap salah satu anggota Tim Identifikasi di lokasi kejadian.

            Petugas juga menemukan sebuah tabung elpiji tiga Kg yang diperkirakan dipergunakan pelaku untuk mengelas dinding Brankas sebelum menguras isinya. Hingga usai pelaksanaan Identifikasi, polisi akhirnya pemasangan garis polisi ditempat kejadian perkara.

            Kasus pembobolan Toko Emas Barokah di kawasan Pasar Terpadu Dinoyo dengan nilai kerugian yang sangat fantastic inipun kini sedang dalam pendalaman dan penanganan serius pihak Polresta Malang. (yn/ gass poll)


 

KOMENTAR ANDA

komentar
Go Top